Langkah-Langkah Merakit dan
Menginstal PC
Tugas

SMKN BPPKT Prov.Sul-Sel
(SMKN 1 Prov. Sul-Sel)
12.071.024
Rocky Muliadi
Langkah-Langkah Merakit PC
INSTALASI PC
Keamanan keselamatan Kerja (K3)
Beberapa
tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah:
1.
Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan
menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita
menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan
kita.
2.
Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk
chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita
akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus
meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memeggang cassing saat power dihidupkan.
3.
Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power
supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan
merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.
4.
Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan,
agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya
peralatan yang ada.
Alat
dan Bahan
Alat :
1. Obeng Plus (+)
2. Obeng Minus (-)
3. Tang Lancip (Capit
Buaya)
4.
Multimeter/Multitester
5. Pinset
6. Gelang Anti Static
Bahan :
1. Motherboard
Motherboard adalah
papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian
elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.
Cara Memasang
Motherboard:
- Siapkan
sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard dengan
benar pada dudukan yang tersedia.
- Kuatkan (putar
searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motharboard tersebut
dengan baik dan benar.
2. Processor
Processor adalah
komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya
kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam
sistem komputer.
3. Heatsink (Kipas)
Heatsink adalah kipas
pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat
panas sekali.
4. Harddisk
Harddisk adalah
sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi
piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan
kinerja komputer.
5. Memory (RAM)
RAM (Random Acces
Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.
6. Floppy Disk Drive (FDD)
FDD adalah sebuah
perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data,
pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.
7. CD/DVD Drive
CD/DVD ROM adalah
sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data,
perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah
CD/Kaset
8. Kartu Grafis (VGA Card)
VGA Card (Video
Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan
keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan
video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.
9. Sound Card
Sound Card adalah
sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta
menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.
10. Power Supply
Power Supply adalah
sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap
bagian komputer agar dapat berjalan.
11. Cassing
12. Kemudian Pasanglah perrangkat peripheral yang diinginkan
Langkah-langkah
Perakitan
Berikut
ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.
1.
Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan
permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur
komponennya.
2.
Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar cassing
agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor
disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.
3.
Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor
4.
Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard.Pemasangan RAM pada
slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan
dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.
5.
Siapkan cassing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.
6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti
gambar dibawah ini!
7.
Setelah itu masukkan motherboard pada cassing secara perlahan agar motherboard
tidak rusak.Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse,
keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada
cassing dengan benar.
8.
Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.
9. Dicontoh ini kita mengunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA,
Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen
yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.
10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan
cara memasukkannya dari depan.
11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak
goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM
pada motherboard.
12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan
agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan
tehadap goncangan.kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.
13. Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA
harddisk pada motherboard
dan
pada harddisk itu sendiri.
14.
Pasang konektor power supply pada tempatnya pada konektor yang terdapat di
motherboard.(perhatian: jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan
kerusakan yang fatal pada motherboard.)
15.
Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan lain-lain
pad konektor yang terdapat di motherboard. seperti gambar berikut.
16. Setelah kita selesai merakit semua komponen maka perakitan tersebut harus
kita uji apakah perakitan ini berhasil atau tidak. Dengan cara hidupkan
komputer bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bika tidak dapat
BOOTING, berarti perakitan belum sempurna, Maka harus disempurnakan bila ingin
menginstal Sistem Operasi.Cara meyempurnakannya dengan cara cek kembali semua
komponen yang telah dipasang.
Jenis
OS yang di-instal adalah Windows XP SP 2
1.
Setelah CD
installer dimasukkan kedalam ODD selanjutnya nyalakan komputer dan atur BIOS
agar membaca ODD terlebih dahulu.
2.
Setelah
pengaturan selesai dan komputer ter-restart maka ketika ada tulisan “Press any
key ...” tekan sembarang tombol untuk masuk kedalam installer Windows XP.
3.
Tunggu beberapa
saat sampai ada pilihan bahwa komputer ini akan diapakan, untuk menginstal
tekan Enter, untuk memperbaiki windows tekan R dan untuk keluar tekan F3.
4.
Pilih Enter untuk
menginstal lalu akan ada jendela yang memperlihatkan kita tentang lisensi dari
microsoft mengenai OS yang akan kita instal, jika setuju tekan F8.
5.
Anda akan lanjut
di pemilihan Harddisk dan partisi yang akan di instal. Untuk memilih partisi
tekan Enter.
6.
Setelah itu
format partisi Anda sesuai dengan kebutuhan Anda, disarankan menggunakan format
NTFS.
7.
Peng-format-an
akan berlangsung dengan dilanjut oleh pemasukan data dan jika semua itu telah
selesai maka komputer akan ter-restart sendiri.
8.
Diamkan saja
komputer hingga proses pengisntalan berlanjut dalam bentuk GUI.
9.
Pada jendela
pertama langsung saja Next.
10. Pada jendela
kedua masukkan nama dan organisasi Anda.
11. Pada jendela
ketiga masukkan Productkey Windows XP seperti “BR89Q-4B9GB-9DPFD-M2PY3-R3F83 “.
12. Pada jendela
keempat masukkan password komputer Anda jika ingin, tapi jika tidak maka
langsung lanjut saja.
13. Pada jendela
kelima Atur waktu untuk daerah Anda.
14. Penginstalan akan
berlanjut kembali.
15. Lalu akan muncul
jendela untuk mengatur jaringan komputer.
16. Setelah itu
penginstalan akan selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kami dengan sangat berharap menginginkan komentar anda, komentar anda sangat penting buat kami. baik maupun buruk akan kami menerima dengan lapang dada